TUGAS SOFTSKILL 3 : ECONOMIC SYSTEM OF INDONESIA & ADJECTIVE CLAUSE

10.16 Edit This 0 Comments »
2. ADJECTIVE CLAUSE
Pengertian Adjective Clause
Adjective clause atau relative clause adalah dependent clause yang berfungsi sebagai adjectivedan menjelaskan tentang noun atau pronoun padamain clause dari suatu complex sentence(kalimat yang terdiri dari independent clause dan satu atau lebih dependent clause).
Posisi adjective clause selalu mengikuti noun atau pronoun yang diterangkannya. Di dalam kalimat,noun atau pronoun itu berfungsi sebagai subject atau object. Adjective clause dimulai dengan suatu kata yang disebut relative pronoun (who, whom, that, which, whose, etc) yang berfungsi menjembatani hubungan dengan noun atau pronoun yang diterangkannya.

v  Contoh Adjective Clause pada Complex Sentence :

Simple Sentence
Complex Sentence
Keterangan
The book is interesting.
The bookthat he has read is interesting.
The book: noun (phrase), that: relative pronoun, that he has read: adjective clause yang menjelaskan the book. Merupakan klausa karena terdiri darisubject (he) dan verb (has read) dan merupakan adjective clause karena menjelaskan noun.
v  Rumus Adjective Clause
Complex Sentence:
Independent Clause + Adjective Clause
Adjective Clause:
Relative Pronoun +/- S*+V
Keterangan: *Relative pronoun (who, which, that) dapat berfungsi sebagai subject jika tidak adasubject.
v  Fungsi Relative Pronoun pada Adjective Clause
Beberapa fungsi relative pronoun di dalam adjective clause berikut contohnya adalah sebagai berikut.
Fungsi
Relative Pronoun
Contoh Adjective Clause
Pembuktian
Subject
who, that, which
that was made of cheddar cheese.
coba substitusi dengan “It” (subjectivepersonal pronoun)
Object*
whom, that, which, who
whom I want to buy
coba substitusi dengan “it” (objective personal pronoun)
Possessive
whose
whose house has burned down
coba substitusi dengan “his” (possessive personal pronoun)
*Dapat dihilangkan pada defining relative clause.
v  Contoh Kalimat Adjective Clause
Relative Pronoun
Contoh Kalimat Adjective Clause
Keterangan
who
He is the man who works hard to support their daily needs. (Dia pria yang bekerja keras untuk menanggung kebutuhan sehari-hari mereka.)
Adjective clause  menerangkan noun(the man) yang berfungsi sebagaisubject complement.
whom
The woman whom you saw last night is my sister. (Wanita yang kamu lihat tadi malam adalah saudara saya.)
Adjective clause menerangkan noun (the woman) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
whose
The man, whose car is antique, works as a lecturer. (The man yang punya mobil antik itu bekerja sebagai dosen.)
Adjective clause menerangkan noun (the man) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
Mueeza, which is very faithful, is my cat. (Mueeza, yang sangat setia, adalah kucing saya.)
Adjective clause menerangkan noun (Mueeza) yang berfungsi sebagai subject kalimat.
Bandar Lampung is a city where I was born. (Bandar Lampung adalah kota dimana saya dilahirkan.)
Adjective clause menerangkan noun(a city) yang berfungsi sebagaisubject complement.
It is the car that I have dreamed for many years ago. (Ini mobil yang telah saya impikan sejak beberapa tahun yang lalu.)
Adjective clausemenerangkan noun (the car) yang berfungsi sebagai subject complement.


TUGAS SOFTSKILL (II) BAHASA INGGRIS 2 : PEMILU DAN NOUN CLAUSE

08.44 Edit This 0 Comments »
A. PEMILU

Hello guys, I want to tell you about my experience in election day of legislative. I was so excited! Because you know what? This is my first experience to joined election day.

         In the morning, there were many people who crowded going to the election’s place. I got the election’s place in TPS 26. In the afternoon, I went to TPS 26  brought the election participants card with my parents.



         

          After there, I saw so many people sitting then waiting for their names were called. And then, I and my parents collected the election participants card to officer there. So, we were sitting for waiting our names were called by officer. While waiting for a moment, I took some photos around the election’s place.

          Finally, my name was called by officer. And then, they gave me four envelopes. So, I went into the room to vote.



          After that, I put the envelopes into the boxes with respective category. After finished all of it, I have to put my little finger into the ink as sign has participated.





          And finally, the evening was coming when the voting. From the results of voting in TPS 26, the winner is PDI.


          So, that is my first experience about the election day. I felt so happy because the election day has been success.

B. NOUN CLAUSE

v  DEFINITION OF NOUN CLAUSE

Noun Clause adalah klausa yang berfungsi sebagai nomina. Atau dengan kata lain noun clause juga digunakan atau memiliki fungsi yang sama sebagai noun (kata benda). Karena fungsinya sebagai nomina, maka noun clause dapat berfungsi sebagai : subjek kalimat (subject of a sentence), objek verba transitif (object of a transitive verb), objek preposisi (object of a preposition), pelengkap (complement), dan pemberi keterangan tambahan (noun in apposition).

v  FUNCTION AND EXAMPLE OF NOUN CLAUSE

1. Noun Clause sebagai subjek kalimat ( subject of a sentence )

Contoh kalimat:

è What you said doesn’t convince me at all.
(Apa yang kamu katakan tidak meyakinkan aku sama sekali)

è How he becomes so rich makes people curious.
(Bagaimana dia menjadi begitu kaya membuat orang-orang menjadi penasaran)

è What the salesman has said is untrue.
(Apa yang sudah dikatakan oleh pedagang itu tidak benar)

è That the world is round is a fact.
(Bahwa bumi itu bulat adalah suatu kenyataan)

2. Noun clause sebagai object verba transitif ( object of a transitive verb )

Contoh kalimat:                                                                          

è I know what you mean.
(Saya tahu apa yang kamu maksud)

è I don’t understand what he is talking about.
(Saya tidak mengerti apa yang sedang dia bicarakan)

è Please tell me what happened.
(Tolong katakana pada saya apa yang terjadi)

è He said that his son would study in Australia.
(Dia mengatakan bahwa puteranya akan belajar di Australi)

3. Noun clause sebagai object preposisi ( object of a preposition )

 Contoh kalimat:

è Please listen to what your teacher is saying.
(Tolong dengarkan apa yang sedang di bicarakan gurumu)

è Be careful of what you’re doing.
(Hati-hati dengan apa yang sedang kamu lakukan)

4. Noun clause sebagai pelengkap ( complement )

Contoh kalimat:

è The good news is that the culprit has been put into the jail.
(Kabar baiknya adalah pelaku kejahatannya sudah dimasukkan ke penjara)

è This is what I want.
(Ini adalah apa yang aku inginkan)

è That is what you need.
(Itu adalah apa yang kamu butuhkan)

5. Noun clause sebagai pemberi keterangan tambahan ( noun in apposition )

Contoh kalimat:

è The idea that people can live without oxygen is unreasonable.
(Ide/ gagasan bahwa orang dapat hidup tanpa oksigen itu tidak masuk akal)

è The fact that Adam always comes late doesn’t surprise me.
(Kenyataan bahwa Adam selalu datang terlambat tidak mengejutkan saya)



TUGAS PENGANTAR MANAJEMEN : VISI DAN MISI SUATU USAHA

17.32 Edit This 0 Comments »

PT. GITINDO TEKNIK INDUSTRI
Office & Wokshop : Jl. Baru Cipendawa RT. 03/RW. 02 Bojong Menteng , Rawa Lumbu , Bekasi , Jawa Barat.
Telpon : 021-46223089
Fax      : 021-46223079


PT. GITINDO TEKNIK INDUSTRI adalah perusahaan yang bergerak di bidang (engineering) jasa jasa, fabrikasi, instalasi, maintenance, serta penjualan yang melayani perusahaan-perusahaan yang membutuhkan jasa.

v  VISI           :
Membuat perusahaan di bidang engineering dan fabrikasi yang maju dan berkualitas dengan mengganti barang-barang impor dengan produk lokal yang memiliki standar mutu dan kualitas yang tinggi. Serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang handal.
                      
v  MISI           :
1. Memberikan pelayanan, mutu, dan kepuasan yang terbaik terhadap pelanggan (perusahaan)
2. Menjadikan partner kerja yang baik dan memberikan solusi serta memenuhi kebutuhan industri sesuai dengan bidang kami
3. Membangun serta menciptakan citra terbaik perusahaan
4. Ikut berpartisipasi dalam pembangunan Negara Republik Indonesia dengan mengurangi kegiatan impor dengan memakai produk dalam negeri yang berkualitas tinggi






Tugas Softskill (I) Bahasa Inggris 2 : Traveling and Active Passive Voice

03.14 Edit This 0 Comments »
A. TRAVELING

Vacation to Kuningan

          Hello, my name is Anif Susanti . I'm a student of Gunadarma University. I want to tell you about my college holiday. I and my friends had trip to Kuningan City by car. We planned to stay at grandmother’s house of Krisna and visited some of recreation’s place. I had trip with 7 others. At the first, we made a deal to departed from my campus at 07.00 am. But, it was raining so my friends came too late and finally we had to depart at 08.30 am.
          We traveled to Kuningan for 10 hours because we got traffic jam. Especially, on Pantura’s way because there was a broke way. Yeay!! Finally we arrived in Kuningan City. After there, we had to tidy up all the things what we brought because we felt so tired. But we were taking some photos before slept just for fun.




          The next day, we prepared to play in some of recreation’s place. First, we went to Objek Wisata Palutungan. After there, we were feeling how cool Kuningan in the morning. There was a beautiful forest and the waterfall. Of course, we didn’t just skip. We were taking so many photos there until we felt satisfied.



          And then, we played in the waterfall. Look! How happy we played there! J



          After we felt satisfied, we went to Objek Wisata Cigugur for gods fish therapy. In there, we were sitting beside the fish pool with entered our feet to the pool fish. So we got therapy with bite by gods fish.



          After there, we had lunch and back to home for took a rest for a moment. And then, we went to Objek Wisata Sangkanhurip. In there, we swam and soaked in hot pool and cold pool.


          At the night, we were looking for some food before back to home. We visited Kuningan City’s Alun-Alun. There are so many food there. After all, we had dinner and back to home.

          And next morning, we prepared back to Jakarta. Actually, we still want to vacation. But we must back to Jakarta. I think it was very nice holiday. So, I and my friends back to Jakarta with very happy.

Well, this is my beautiful story about holiday! How about you? JJJ

This is Kuningan’s map.




B. ACTIVE PASSIVE VOICE

v  Kalimat Aktif ( Active Voice ) adalah kalimat dimana subjeknya melakukan pekerjaan. Penggunaan active voice sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

v  Kalimat Pasif ( Passive Voice ) adalah kalimat dimana subjeknya dikenai pekerjaan oleh objek kalimat. Penggunaan passive voice digunakan karena objek dari active voice merupakan informasi yang lebih penting dibandingkan dengan subjeknya. Passive voice sering ditemukan pada surat-surat kabar, artiekl-artikel, di majalah-majalah dan tulisan-tulisan ilmiah.

RUMUS PASSIVE VOICE
S + To Be + V3

Ø  PENGGUNAAN PADA TENSES DAN CONTOH KALIMATNYA
ACTIVE
PASSIVE
v SIMPLE PRESENT TENSE
S + V1 + O
S + is,am,are + V3
I study Math
Math is studied by me
v SIMPLE PAST TENSE
S + V2 + O
S + was,were + V3
I studied Math yesterday
Math was studied by me yesterday
v PRESENT CONTINUOUS TENSE
S + is,am,are + V.ing + O
S + is,am,are + being + V3
I am studying Math now
Math is being studied by me now
v PAST CONTINUOUS TENSE
S + was,were + V.ing + O
S + was,were + being + V3
I was studying Math at 7 yesterday
Math was being studied by me at 7 yesterday
v PRESENT PERFECT TENSE
S + has,have + V3 + O
S + has,have + been + V3
I have studied Math for one hour
Math has been studied by me for one hour

v PAST PERFECT TENSE
S + had + V3 + O
S + had + been + V3
I ha studied Math for one hour yesterday
Math had been studied by me for one hour yesterday
v FUTURE TENSE
S + will + V1 + O
S + will + be + V3
I will study Math
Math will be studied by me
v ACCUSATIVE VERB
S + want,need + O + to V1
S + want,need + O + to be + V3
I want you to send this letter
I want this letter to be sent

Tugas Ilmu Budaya Dasar (IBD) III

04.45 Edit This 0 Comments »
Manusia dan Keadilan

            Manusia memiliki pengertian tersendiri lebih universal yaitu makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, yang mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, mati, dan seterusnya. Manusia itu sendiri juga memiliki keterkaitan dan berinteraksi dengan alam dan lingungannya dalam sebuah hubungan timbal balik positif maupun negatif.

            Sedangkan keadilan memiliki pengertian kondisi kebeneran ideal secara moral mengenai suatu hal, baik yang menyangkut benda ataupun manusia. Namun, secara umum dalam masyarakat dapat dikatakan sebagai pengakuan dan kegiatan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Keadilan itu terletak pada keseimbangan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan dimana setiap orang memperoleh apa yang menjadi haknya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama.

            Hubungan keterkaitan antara manusia dengan keadilan itu sendiri adalah suatu hal yang kompleks dan sangat terikat satu sama lainnya. Karena apabila manusia tidak mendapatkan keadilan itu sendiri, maka tidak akan akan tercipta keharmonisan dan kelangsungan hidup yang sejahtera dalam masyarakat. Dan apabila dihubungkan dengan kemanusiaan keadilan itu merupakan sesuatu hal yang menjadi hak asasi manusia, yang dimana seseorang membutuhkan keadilan dalam hidupnya namun seseorang juga harus adil dalam memberikan sesuatu atau melakukan sesuatu sesuai dengan hak dan kewajibannya. Karena manusia itu sendiri adalah makhluk sosial maka membutuhkan keadilan dalam hidupnya. Keterkaitan lain juga karena keadilan tercantum dalam hukum Negara, contohnya dalam Pancasila sila kelima yang berbunyi “Keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” dan sila itu tercantum dalam UUD 1945.   


Manusia dan Pandangan Hidup

            Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Karena manusia diberikan  akal dan pikiran untuk melakukan segala sesuatu yang dia kehendaki dan dalam menjalankan hidup. Dalam menjalankan hidupnya, manusia memiliki pandangan hidup yang akan menuntun manusia itu sendiri menuju tujuan yang diinginkan dalam hidup. Pandangan hidup tersebut bersifat kodrati, karena pandangan hidup itu menentukan masa depan seseorang.

            Pandangan hidup memiliki pengertian sebagai pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup manusia. Pendapat atau pertimbangan tersebut merupakan hasil dari pemikiran manusia itu sendiri. Maka dari itu, pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika ataupun tiba-tiba atau bahkan dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus sehingga hasil pemikiran tersebut dapat di uji kenyataannya. Dan hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal dan pikiran sehingga dapat diakui kebenarannya. Oleh karena itu, atas dasar pengertian pendapat atau pertimbangan tadi manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan ataupun petunjuk yang disebut dengan pandangan hidup.

            Perlu kita ketahui bahwa pandangan hidup itu memiliki beberapa unsur, yaitu cita-cita, kebaikan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Yang dimana tujuannya yang hendak dicapai adalah kebaikan yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, tenteram. Sedangkan unsur usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan atau kepercayaan yang dimana keyakinan atau kepercayaan tersebut diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 DAFTAR PUSTAKA

http://ferialadrian.blogspot.com/2013/04/tugas-ilmu-budaya-dasar-manusia-keadilan.html